Showing posts with label Artikel. Show all posts

Tuesday, September 26, 2017

Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan - Object Oriented Analysis dan Design

  No comments
8:11 PM

Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan

OOAD adalah metode analisis yang memerikasa requirements dari sudut pandang kelas kelas dan objek yang ditemui dalam ruang lingkup permasalahan yang mengarahkan arsitektur software yang didasarkan pada manipulasi objek-objek system atau subsistem. OOAD merupakan cara baru dalam memikirkan suatu masalah dengan menggunakan model yang dibuat menurut konsep sekitar dunia nyata. Dasar pembuatan adalah objek, yang merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas.

Metode OOAD melakukan pendekatan terhadap masalah dari perspektif obyek, tidak pada perspektif fungsional seperti pada pemrograman tersrtuktur. Akhir-akhir ini penggunakan OOAD meningkat dibandingkan dengan pengunaan metode pengembangan software dengan metode tradisional. Sebagai metode baru dan sophisticated bahasa pemrograman berorientasi obyek diciptakan, hal tersebut untuk memenuhi peningkatan kebutuhan akan pendekatan berorientasi obyek pada aplikasi bisnis.

System Development merupakan proses untuk mengubah, memperbaiki, dan mentransformasi sistenm yang ada. Dalam tahap development tersebut, terdapat beberapa tim yang bekerja dalam menangani masalah tersebut, yaitu :
  1. Project Manager, bertugas unutk merancang sebuah sistem yang akan dibuat beserta dengan perkiraan biaya yang akan dikeluarkan untuk opengerjaan project tersebut.
  2. System Analyst, bertugas sebagai pencari informasi kebutuhan Fungsional dan Non - Fungsional ( Seperti Runtime System, Security, Alur Sistem, sampai dengan UI dan UX ) sebuah sistem.
  3. Programmer, bertugas untuk mewujudkan rancangan yang dibuat oleh system analyst.
  4. Testing, Melakukan internal testing sebelum project tersebut diserahkan ke client atau dipublikasikan.
  5. Maintenance, melakukan tahap perbaikan, perubahan hingga masa waktu yang ditetapkan.
Tahap Pengembangan Sebuah System :

  1. Tahap Planning
    Mempersiapkan segala kebutuhan yang akan diperlukan dalam pembuatan sebuah sistem.
  2. Tahap Analisis
    Pada tahap ini, kita mencari sumber data yang ada pada narasumber, degan melakukan proses wawancara sehingga dirasakan mendapat data yang cukup untuk lanjut ke proses selanjutnya.
  3. Tahap Desain
    Melakukan penggambaran alur dari sebuah project.
  4. Tahap Implementasi
    Meng-implementasikan semua 

Konsep Dasar OOAD

1. Object
  • Objek adalah benda secara fisik dan konseptual yang ada di sekitar kita. Sebuah objek memiliki keadaan sesaat yang disebut state.
  • State dari sebuah objek adalah kondisi dari objek atau himpunan keadaan yang menggambarkan objek tersebut. State dinyatakan dengan nilai dari atribut objeknya.
  • Atribut adalah nilai internal suatu objek yang mencerminkan karakteristik objek, kondisi sesaat, koneksi dengan objek lain dan identitas.
  • Behaviour (perilaku objek) mendefinisikan bagaimana sebuah objek bertindak dan memberi reaksi. Behaviour ditentukan oleh himpunan semua atau beberapa operasi yang dapat dilakukan oleh objek tersebut, yang dicerminkan oleh interface, service, dan method dari objek tersebut.
  • Interface adalah pintu untuk mengakses service dari objek
  • Service adalah fungsi yang dapat dikerjakan oleh sebuah objek
  • Method adalah mekanisme internal objek yang mencerminkan perilaku objek tersebut
2. Class

Class adalah himpunan objek yang sejenis yaitu mempunyai sifat (atribut), perilaku umum (operasi), relasi umum dengan objek lain dan semantik umum. Class adalah abstraksi dari objek dalam dunia nyata. Class menetapkan spesifikasi perilaku dan atribut dari objek tersebut.



3. Kotak Hitam (black boxes)

Sebuah objek adalah kotak hitam. Konsep ini menjadi dasar implementasi objek. Dalam operasi OO hanya developer yang dapat memahami detail proses yang ada didalam kotak tersebut, sedangkan user tidak perlu mengetahui apa yang dilakukan yang penting mereka dapat menggunakan objek untuk memproses kebutuhan mereka. Kotak hitam berisi kode dan data.

  • Encapsulation, yaitu proses menyembunyikan detail implementasi sebuah objek. Untuk mengakses data objek tersebut adalah melalui interface. Untuk berkomunikasi dengan objek digunakan message.
  • Message adalah permintaan agar objek menerima untuk membawa metode yang ditunjukkan oleh perilaku dan mengembalikan result dari aksi tersebut kepada objek pengirim (sender)

4. Asosiasi dan Agregasi

Asosiasi adalah hubungan yang mempunyai makna antara sejumlah objek. Asosiasi digambarkan dengan sebuah garis penghubung diantara objeknya. Contohnya : Asosiasi karyawan dengan unit kerja. Setiap karyawan bekerja di satu unit kerja, sedangkan unit kerja dapat memiliki beberapa karyawan.

Agregasi adalah bentuk khusus sebuah asosiasi yang menggambarkan seluruh bagian pada suatu objek merupakan bagian dari objek yang lain. Contohnya : Kopling dan piston adalah bagian dari mesin, sedangkan mesin, roda, body merupakan bagian dari sebuah mobil.

Kelebihan

  1. OOAD lebih mudah digunakan dalam pembangunan sistem
  2. Waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan,dan penggunaan kembali (reuse) kode program lebih tinggi dibandingkan dengan metode OOAD (Sommerville, 2000).
  3. Tidak ada pemisahan antara fase desain dan analisis, sehingga meningkatkan komunikasi antara user dan developer dari awal hingga akhir pembangunan sistem.
  4. Analis dan programmer tidak dibatasi dengan batasan implementasi sistem, jadi desain dapat diformliasikan yang dapat dikonfirmasi dengan berbagai lingkungan eksekusi.
  5. Relasi obyek dengan entitas (thing) umumnya dapat di mapping dengan baik seperti kondisi pada dunia nyata dan keterkaitan dalam sistem. Hal ini memudahkan dalam mehami desain (Sommerville, 2000).
  6. Memungkinkan adanya perubahan dan kepercayaan diri yang tinggi terhadap kebernaran software yang membantu untuk mengurangi resiko pada pembangunan sistem yang kompleks (Booch, 2007).
  7. Encapsliation data dan method, memungkinkan penggunaan kembali pada proyek lain, hal ini akan memperingan proses desain, pemrograman dan reduksi harga.
  8. OOAD memungkinkan adanya standarisasi obyek yang akan memudahkan memahami desain dan mengurangi resiko pelaksanaan proyek.
  9. Dekomposisi obyek, memungkinkan seorang analis untuk memcah masalah menjadi pecahan-pecahan masalah dan bagian-bagian yang dimanage secara terpisah. Kode program dapat dikerjakan bersama-sama. Metode ini memungkinkan pembangunan software dengan cepat, sehingga dapat segera masuk ke pasaran dan kompetitif. Sistem yang dihasilkan sangat fleksibel dan mudah dalam memelihara.

Kekurangan

  1. Pada awal desain OOAD, sistem mungkin akan sangat simple.
  2. Pada OOAD lebih fockus pada coding dibandingkan dengan SSAD.
  3. Pada OOAD tidak menekankan pada kinerja team seperti pada SSAD.
  4. Pada OOAD tidak mudah untuk mendefinisikan class dan obyek yang dibutuhkan sistem.
  5. Sering kali pemrogramam berorientasi obyek digunakan untuk melakukan anlisisis terhadap fungsional siste, sementara metode OOAD tidak berbasis pada fungsional sistem.
  6. OOAD merupakan jenis manajemen proyek yang tergolong baru, yang berbeda dengan metode analisis dengan metode terstruktur. Konsekuensinya adalah, team developer butuh waktu yang lebih lama untuk berpindah ke OOAD, karena mereka sudah menggunakan SSAD dalam waktu yang lama ( Hantos, 2005).
  7. Metodologi pengembangan sistem dengan OOAD menggunakan konsep reuse. Reuse merupakan salah satu keuntungan utama yang menjadi alasan digunakannya OOAD. Namun demikian, tanpa prosedur yang emplisit terhadap reuse, akan sangat sliit untuk menerapkan konsep ini pada skala besar (Hantos, 2005).

Read More

Friday, January 31, 2014

Aplikasi Web Untuk Koperasi ( Desain Menarik )

  No comments
1:52 AM

Sistem ini dibuat untuk membantu proses penghitungan pada Koperasi.

Fitur yang terdapat pada program ini yakni :



1. Level Admin ( Untuk mengelola aplikasi ) dan Anggota ( Anggota A hanya dapat melihat laporan anggota A )
2. ( Admin ) Membuat akun Karyawan dan anggota.
3. ( Admin ) Melakukan edit data karyawan dan anggota.
4. Jenis angsuran Flat ( Menetap ) dan Efektif ( Menurun ).
5. Laporan-laporan
6. Memasukkan hasil RAT dan penghitungan SHU
7. Melihat history pembagian SHU
8. Simpanan Wajib, Pokok, Sukarela


Aplikasi ini hanya dapat dibuka melalui browser Google Chrome, Safari, Mozilla ( Desain kurang )

Anda dapat mendapatkan sistem ini jika anda sudah mengajukan permintaan untuk mendownloadnya dari Google Drive.

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi :

balimoderninfo@gmail.com atau kadek.pradnyana@gmail.com



Yang mau download gratis silahkan klik link di bawah ini ( Beda versi )
By BaliModern, Design and Programmer By Kadek Pradnyana

Read More

Sunday, September 1, 2013

Blue Point Beach, Bali

  No comments
7:29 AM

Punya rencana berlibur ke Bali ? tapi belum mempunyai rencana kemana saja nanti anda akan berkunjung ?

Jika ingin mencari suasana pedesaan dan tempat untuk refreshing dengan melihat-lihat pemandangan gunung dan bukit yang indah, pergilah ke daera Bali bagian utara. Karena kebanyakan wisatawan asing yang ingin bersafari atau melihat alam pedesaan pergi ke bagian utara. Tepatnya di kabupaten Tabanan. Salah satunya adalah Bedugul. Disana ada tempat pemandian air panas alami Angsri. Berbagai macam fasilitas bermain juga disediakan di Kebun Raya Bedugul seperti Outbond dan bermain bebek-bebekan di Danau Buyan.

Tapi kali ini saya tidak akan membahas semuanya tentang Bedugul. Kali ini saya akan membagi tempat lainnya yang ada di Bali, tepatnya di Bali bagian Barat.

Tentunya kemana pun kita pergi jika ke bagian Barat maka yang paling indah disaksikan adalah pemandangan Sunset atau matahari terbenam. Di Bali banyak tempat yang bagus untuk ber-Sunset-an. Dari sekian banyaknya saya memilih satu tempat yang menurut saya terbaik untuk dibagikan kepada Anda.

Daerahnya ada di Kecamatan Pecatu. Kalau anda tahu GWK, saya arahkan anda untuk lurus sampai anda melihat patung atau pintu masuk Pecatu Indah Resort. Lebih tepatnya lagii anda bisa bertanya lagi agar tidak kesasar. Kebetulan tempatnya di daerah perbukitan, tidak kalah dengan yang ada di Bedugul. Yang kalah dari daerah ini cuman panasnya.

Blue Point, pantai ini sangat digemari juga oleh wisata asing untuk menikmati sunset atau bermain Surfing seperti di pantai Kuta. Disini anda akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 5000 untuk mobil dan Rp. 2000 untuk Motor. Dan dari parkiran anda akan berjalan kaki sejauh kurang lebih 1 Km. Di lokasi, kita akan di suguhkan berbagai macam minuman dari berbagai macam restaurant atau cafe yang berderetan di sepanjang dataran bukit.


Sunset, Blue Point Beach, Suluban, Pecatu, Bali


Sekali-kali salah satu dari Cafe akan menampilkan acara Acoustic-an yang dimulai ketika matahari sudah tak bermata lagi. Yang saya paling sukai dari tempat ini,  kita seolah-olah berada di Rio De janeiro yang Cafe-nya berderetan dari atas sampai setengah bagian bukit.

Kebetulan saya juga seorang Photographer, tidak salahnya saya mengambil momen indah ini untuk saya abadikan. 


Sunset, Blue Point Beach, Suluban, Pecatu, Bali

Pukul 08.00 suasana sudah gelap dan sinar lampu-lampu dari Cafe-cafe disini membuat suasana menjadi romantis, sangat cocok jika anda membawa pasangan anda dan mem-Booking tempat untuk Dinner anda.

Sudah malam, saatnya saya pulang dan berterima kasih kepada anda karena sudah meluangkan waktu untuk membaca blog ini.

Salam,

Kadek Pradnyana.

Read More